Pages:
Author

Topic: MLM – sebuah strategi marketing yang sangat berbahaya - page 2. (Read 465 times)

sr. member
Activity: 616
Merit: 442
Forum Only For Fun
Konsep MLM yang saya kenal sebagai konsep marketing yang ampuh dalam mempromosikan sesuatu juga dapat diterapkan pada jalur politik. 1 bisa jadi 10 atau lebih.
Mengenai MLM yang disamakan dengan Ponzi, saya tidak ingin melanjutkan, saya hanya memahami maksud dari penulis asli topik ini dalam sudut pandang positif bahwa pola ini berbeda dengan bagaimana Bitcoin berkembang tanpa harus menjanjikan persen yang didipatkan dengan mengajak orang lain. Referal bonus tidak diperlukan.
full member
Activity: 868
Merit: 202
skema MLM banyak berhasil di terapkan di perusahaan-perusahaan di indonesia, contoh paling sering kita jumpai itu adalah sophie martin. orang tua saya pernah menjadi member sophie martin dan merasakan bagaimana mendapatkan uang dari penjualan barang dan sekaligus merekrut member baru buat jadi downline-nya. tapi itu dulu, semenjak masuk barang-barang import dari LN, lama-lama penjualan menurun dan banyak downline undur diri.

nah itu contoh dari skema MLM yg saya rasa sukses. sedangkan skema MLM seperti first travel atau onecoin, itu perusahaan yg mengadopsi skema MLM namun ternyata skema ponzi karena menawarkan iming-iming reward tinggi dengan kedok bisnis. jadi kita harus bisa membedakan mana perusahaan MLM yg benar atau skema ponzi, karena kebanyakan perusahaan skema ponzi biasanya fokusnya ke rekrut anggota dan iming-iming reward tinggi.
full member
Activity: 294
Merit: 178
Top Crypto Casino
MLM itu pada dasarnya skema marketing agar seseorang yang punya produk bisa jualan tanpa melalui saluran mainstream, yang adalah toko kelontong, mini market, supermarket, dan sejenisnya. Kalau mau jualan di saluran mainstream itu butuh berbagai persyaratan yang tentunya butuh modal yang besar. Misalnya pabriknya harus layak, ada sertifikasi ini itu, dsb agar bisa diterima di Indomaret dsb. Coba tonton film Thailand yang berjudul The Billionaire (2011) agar bisa paham betapa ribetnya.

Jangan salah sangka dulu, MLM itu hanya strategi marketingnya semata. Sementara untuk perizinan usahanya tetap diperlukan, jadi pada dasarnya para pelaku usaha yang menggunakan sistem MLM itu tujuannya hanya untuk meningkatkan/memperluas jaringan distribusi produk mereka. Oleh karena itu, produk-produk MLM ini juga bisa kita temui di pelosok-pelosok negeri. Untuk yang belum tahu, negara mengakui keberadaan bisnis dengan strategi ini melalui Permendag Nomor 32 Tahun 2008.
copper member
Activity: 2324
Merit: 2142
Slots Enthusiast & Expert
Senang ane membaca komentar sudah banyak yang bisa membedakan antara (1) MLM yang merupakan skema marketing, dengan (2) Ponzi / Skema Piramida / Money Game yang merupakan tipu-tipu investasi. Memang ada irisan antara bagian (1) dan (2) tapi tidak bisa dikatakan semua (1) adalah (2).

MLM itu pada dasarnya skema marketing agar seseorang yang punya produk bisa jualan tanpa melalui saluran mainstream, yang adalah toko kelontong, mini market, supermarket, dan sejenisnya. Kalau mau jualan di saluran mainstream itu butuh berbagai persyaratan yang tentunya butuh modal yang besar. Misalnya pabriknya harus layak, ada sertifikasi ini itu, dsb agar bisa diterima di Indomaret dsb. Coba tonton film Thailand yang berjudul The Billionaire (2011) agar bisa paham betapa ribetnya.

Seperti yang @Patikno bilang kalau Tupperware adalah salah satu contoh MLM yang tujuannya jualan barang, bukan investasi duit.
hero member
Activity: 630
Merit: 611
Dan seperti kesimpulan di topik tersebut memang cara skema piramida yang berupa MLM pun memang tidak disarankan dan memang bisa menjadi resiko penipuan apabila ada orang yang salah kaprah dan hanya ingin memanfaatkan komisi dari bawahan yang direkrut. apalagi jika jelas skema ponzi atau skema piramida yang sepertinya memang jelas indikasi penipuannya.
Tapi tentang marketing yang memiliki skema piramide seperti MLM sebenarnya juga sering diterapkan dalam airdrop atau semacamnya juga ya om. Contohnya seperti dalam BLUM. Kita bisa mengajak orang lain memainkan BLUM dan kita akan dapat komisi dari teman yang kita ajak yang mengklik tautan referal dari kita yaitu sebanyak 10%. Nah jika teman yang kita ajak juga menyebarkan link referalnya ke teman-temannya yang lain maka sebenarnya kita juga tetap dapat komisi dari bawahan level dua kita tersebut walaupun hanya dapat 2.5% saja kalau dari referal tingkat dua tersebut. Dan banyak juga di airdrop lainnya yang sebenarnya pakai strategi MLM ini kan ya?

Tapi memang cukup efektive sih kalau buat promosi. Tapi kalau salah pakai alias dipakai nipu maka memang bisa berakibat fatal juga. Soalnya dengan system tersebut bisa membuat penipu mungkin menipu beberapa orang tapi beberapa orang yang ditipu juga tanpa sadar bisa menipu orang lain akibat berharap dapat bonus dari bawahan dan begitu saja seperti efek domino. Dan yang paling untuk memang yang paling atas. Makanya memang bentuknya jadi kayak piramid ya  Grin

jadi yang paling penting memang kembali lagi pada ketelitian kita aja. Karena yang pakai MLM tidak selalu salah tapi juga tidak selalu benar. Walaupun MLM memang legal. Tapi harus tetap berhati-hati. Bahkan mungkin dengan cara marketing lainnya pun tetap harus berhati-hati sih.
full member
Activity: 294
Merit: 178
Top Crypto Casino
Siapa kah yang nulis aslinya? sepertinya ada kesalahan persepsi atau penafsiran tentang apa itu MLM. Agan ahli sudah menjelaskan dengan baik. MLM ama ponzi itu beda. MLM konsep marketing yang teruji ampuh, bahkan untuk nipu pun ampuh. Ponzi yang harus dihindari bukan MLM.

Sampean bisa melihat penulis aslinya di header thread ini, saya juga sepakat bahwa ada mispersepsi dalam tulisan ini. MLM itu strategi untuk marketing sementara Ponzi adalah skema atau sistem yang dimana investor akhir akan dirugikan. Hal paling kontras mengenai perbedaan kedua hal ini adalah MLM memiliki produk sementara Ponzi tidak memiliki produk.

Contoh MLM bisa kita lihat & digunakan oleh beberapa brand besar seperti Tupperware & Prudential. Sementara untuk Ponzi, kita bisa melihat & digunakan oleh perusahaan yang disebut MMM. MMM pernah menjadi cukup besar di Indonesia, bahkan sampai ada iklannya di stasiun TV nasional.
sr. member
Activity: 350
Merit: 343
Jolly? I think I've heard that name before. hmm
Siapa kah yang nulis aslinya? sepertinya ada kesalahan persepsi atau penafsiran tentang apa itu MLM. Agan ahli sudah menjelaskan dengan baik. MLM ama ponzi itu beda. MLM konsep marketing yang teruji ampuh, bahkan untuk nipu pun ampuh. Ponzi yang harus dihindari bukan MLM.
hero member
Activity: 952
Merit: 541
MLM
- Memiliki fokus utama berupa penjualan produk atau jasa. Tapi selain kita dapat produk atau jasa maka kita juga akan memperoleh penghasilan Tambahan berupa bonus atau komisi yang bisa diperoleh apabila kita bisa mengajak orang lain ikut beli produk atau jasa tersebut.
Inilah salah satu alasan banyak yang menjadi korban MLM yang karena tergiur dengan janji yang diberikan yang menawarkan keuntungan investasi yang sangat besar, jauh di atas keuntungan yang bisa diberikan instrumen investasi lain, saat itu mereka berangan-angan ingin mendapat kekayaan dengan mudah. MLM terbilang curang yang mengadopsi sistem skema piramida berfokus pada rekrutmen anggota, bukan berdagang dan mendapat komisi. Perlu pengecekan secara menyeluruh terhadap legalitas serta transparansi perusahaan yang menawarkan investasi untuk menghindari kerugian.

MLM juga sangat sulit diberantas karena sangat sedikit korbannya yang melaporkan ke pihak berwenang akibat menyadari kerugian tersebut ditimbulkan akibat kesalahannya sendiri karena sebelumnya mereka juga sudah mengetahui secara badan hukum bisnis ini sudah tidak jelas.
hero member
Activity: 952
Merit: 779
Berbicara tentang MLM memang selalu menjadi topik yang cukup menarik untuk dibahas. Karena saya yakin hampir semua pengguna disini pasti pernah mendengarnya atau bahkan pernah terlibat seperti menjadi korban juga baik secara langsung atau tidak langsung. Dan sebenarnya MLM sendiri menurut saya pribadi bukan penipuan asal memang real MLM dan ada kejelasan produk atau jasa yang ditawarkan. Dan bukan Ponzi berkedok MLM. Karena yang namanya MLM memang strategi marketing. Dan memang itu akan cukup berbahaya bagi yang salah kaprah dalam penerapannya dan juga yang direkrut tidak tahu sama sekali tentang MLM itu sendiri.

MLM sebenarnya strategi marketing yang cukup bagus apabila yang ditawarkan juga merupakan produk yang bagus. Dimana kita harus lebih fokus menawarkan produk dan barulah kemudian menjanjikan bonus multi level itu sendiri apabila kita berhasil membawa orang lain membeli produk itu sendiri. Banyak sekali produk kecantikan dan obat herbal yanng memakai metode ini walaupun cara dan istilah kadang sudah diganti tapi dalam cara penerapannya hampir sama. Hanya saja bahasanya diganti jadi komisi atau bonus. Kayak jadi sales aja. Dan MLM adalah legal. Berbeda dengan Ponzi yang memang ilegal.

Mungkin saya akan merangkum sedikit yang saya tahu tentang perbedaan MLM dan Ponzi.

MLM
- Memiliki fokus utama berupa penjualan produk atau jasa. Tapi selain kita dapat produk atau jasa maka kita juga akan memperoleh penghasilan Tambahan berupa bonus atau komisi yang bisa diperoleh apabila kita bisa mengajak orang lain ikut beli produk atau jasa tersebut.

PONZI
- Memiliki fokus utama dalam memberikan penghasilan dari uang pendaftaran peserta baru ke peserta lama. Sehingga ketika sudah tidak ada lagi orang yang bisa direkrut maka tidak ada manfaatnya sama sekali dan berakhir dan yang kasihan yang paling bawah. Kalau MLM kan masih ada produk yang bisa dipakai ya atau bisa dijual lagi bahkan. Tapi kalau Ponzi memang real penipuan alias tidak ada produk atau jasa jelas yang ditawarkan.

keduanya sepertinya konsepnya memang mirip yaitu sama-sama pakai skema piramida. Dan nyaris hampir sama walaupun sebenarnya berbeda. Tapi memang MLM sendiri bisa jadi sebuah strategi marketing yang berbahaya apabila kita mengajak orang lain yang tidak faham sama sekali. Dan dalam investasi kripto memang ada yang seperti ini tapi Ponzi. Bahkan saya pribadi pernah menjadi korbannya dimasa lalu. Dan kayaknya semua pengguna kripto di era boomingnya TRX pasti pada pernah ngalami deh. Dulu ada di telegram kita investasi 10 trx bisa langsung dapat 10% perhari dan kalau kita ajak orang lain maka kita dapat komisi dari bawahan kita dan begitu aja seterusnya.

saya senang dengan adanya kembali topik baru yang membahas hal ini. Soalnya sekarang sedang hype-hypenya pasar bullsih. Dan biasanya akan banyak bermunculan kembali penipuan berkedok MLM padahal Ponzi atau sejenisnya. Dan dengan topik ini diharapkan bisa membawa kembali kehati-hatian kepada pengguna lama dan memberikan wawasan baru bagi pengguna baru.

Dan seperti kesimpulan di topik tersebut memang cara skema piramida yang berupa MLM pun memang tidak disarankan dan memang bisa menjadi resiko penipuan apabila ada orang yang salah kaprah dan hanya ingin memanfaatkan komisi dari bawahan yang direkrut. apalagi jika jelas skema ponzi atau skema piramida yang sepertinya memang jelas indikasi penipuannya.

Good job Op.  Smiley
copper member
Activity: 2156
Merit: 983
Part of AOBT - English Translator to Indonesia
Penulis: 1miau
Topik Original: MLM – a dangerous marketing strategy




Disclaimer: Jangan berinvestasi di MLM,Kalian tidak akan mendapatkan kembali uang yang kalian investasikan. Dalam topik berikut dijelaskan beberepa alasannya:



Cara Mendeteksi Sistem MLM

Saat kalian mencari peluang investasi yang bagus, kalian mungkin menemukan model bisnis yang disebut MLM. MLM berarti Pemasaran Bertingkat dan sering digunakan untuk menarik pelanggan baru. Pemasaran Bertingkat berarti pengguna yang sudah ada merekrut pelanggan baru. Untuk setiap pelanggan yang direkrut, pelanggan yang sudah ada menerima komisi dari persentase yang telah ditentukan sebelumnya dari deposit dari referensinya.

Sering kali ada beberapa tingkatan, di mana komisi dibayarkan:
Saat referensi kalian mendapatkan anggota baru, kalian juga akan mendapatkan bonus persentase kecil dari depositnya.
Kedengarannya menguntungkan pada awalnya, bahwa kalian mendapatkan bonus dengan merekrut pelanggan lain, tetapi jika kalian melihat lebih jauh, itu tidak terlalu berguna dan merupakan keputusan yang lebih baik untuk menjauh dan tidak berinvestasi dalam sistem MLM.




Struktur MLM dari Penipuan Ponzi BitConnect. Rekrunter untuk pengguna baru diberikan bonus kecil tergantung pada seberapa banyak referensi yang mendaftr dan mendepositkan sejumalah uang.



Janji lain dari dari pyoek MLM adalalah melipatkan gandakan atau mendouble uang kalian dalam waktu singkat. Beberapa proyek MLM juga akan memiliki bonus khusus jika kalian menginvestasikan lebih banyak uang, untuk menawarkan pengembalian yang lebih cepat dan lebih besar:




MLM sangat populer di dunia kripto karena kripto menawarkan APY yang tinggi dan orang-orang yang kurang memiliki pengalaman adalah kelompok sasaran utama MLM. Selama di masa kejayaan kripto di akhir tahun 2017, banyak MLM Ponzi yang memanfaatkan suasana “when moon” untuk menggalang dana ICO , tidak peduli apakah model bisnisnya adalah pinjaman atau penambangan, dalam banyak kasus itu hanya janji kosong untuk menarik orang masuk.
Selain itu, Bitcoin dan mata uang kripto sangat rumit bagi pengguna baru, dan cukup mudah bagi penipu untuk menipu orang-orang seperti itu dan menjual model bisnis palsu yang dianggap realistis.

MLM dapat dikenali dari strukturnya yang seperti piramida. Sistem MLM yang terkenal adalah BitConnect dan BitClub misalnya.



Setelah BitConnect jatuh, koin mereka kehilangan hampir seluruh nilainya.



Singkatnya, berikut ini adalah kerugian umum sistem MLM yang membuat kalian harus menghindari investasi dalam hal apa pun:

1. MLM dan Penipuan sama saja

MLM tidak selalu berarti bahwa suatu proyek adalah penipuan, tetapi dalam banyak kasus memang demikian. Hal ini terutama karena MLM cocok bagi operator untuk mendapatkan banyak pelanggan baru yang direkrut oleh pelanggan lama saat mereka mengiklankan layanan tersebut. Hal ini sangat menguntungkan bagi pemilik platform, karena iklan dibuat oleh pelanggan dan juga didanai oleh simpanan anggota baru. Jadi, pemilik sistem MLM tidak memiliki risiko dan tidak ada biaya untuk pemasaran.

Jika dana yang terkumpul cukup banyak, pemilik akan menutup platform dan tidak ada pelanggan yang dapat menarik uangnya lagi – yang disebut "Exit-Scam".

Ponzi akan selalu sampai pada titik itu, ketika tidak cukup banyak pelanggan baru yang melakukan simpanan baru karena pengguna saat ini dibayar dari simpanan baru pelanggan baru. Ini hanya pembagian kembali uang karena tidak ada keuntungan yang dihasilkan.

Namun, meskipun MLM menghasilkan keuntungan nyata, ada beberapa hal yang perlu diingat.

2. MLM dapat menimbulkan kerugian yang sngat banyak

Jika ada laba yang dihasilkan, bisnis yang berbasis pada MLM harus mengeluarkan sebagian besar keutungunga mereka untuk komisi yang harus dibayarkan untuk biaya MLM. Bergantung pada jumlah level dan jumlah komisi masing-masing, ini dapat menjadi bagian besar dari laba.

Selain itu, laba yang harus dikeluarkan tidak lagi tersedia untuk investasi normal, yang berdampak negatif pada pendapatan pelanggan. Pelanggan membayar pemasaran di sini.

Oleh karena itu, model bisnis yang biasanya legit tidak menggunakan sistem MLM karena dapat merusak segi keuangan perusahaan dalam jangka panjang.

3. Hanya orang-orang yang berinvestasi lebih awal dan mengajak banyak orang yang akan mendapat uang banyak dari MLM

Sebagai hasil dari struktur afiliasi, orang-orang yang berinvestasi lebih awal (kebanyakan para pendiri) dan mereka yang memilik banyak afiliasi yang akan mendapat uang paling banyak. Komisi rujukan ini didanai langsung oleh pelanggan yang berada di bawah mereka dalam downline mereka.
Dan tentu saja, pemilik selalu mendapat untung dalam sistem MLM, kalau tidak mereka tidak akan menjalankannya.

Hal penting lainnya adalah bahwa orang yang mengiklankan proyek mereka sangat bias ketika mereka menyajikan model bisnis. Mereka akan mengiklankan produk dengan cara yang memungkinkan mereka mendapatkan lebih banyak rujukan (dan bonus yang lebih besar) karena struktur afiliasinya. Hasilnya adalah dinamika berbahaya yang memberikan kesan yang sangat bias terhadap produk yang sering disebut "proyek yang diiklankan".

4. Tidak ada transparansi dalam MLM

Proyek yang sah selalu tertarik untuk membuat model bisnis mereka transparan sebagai alasan orang berinvestasi, seperti bagaimana laba dihasilkan, tim mana yang berada di belakang proyek dan bagaimana pendapatan dibagi (tim / pengeluaran / laba untuk investor). Namun, dalam kebanyakan kasus proyek tersebut tidak memiliki sistem pemasaran bertingkat. Wink

Sering kali tidak ada struktur perusahaan yang transparan dalam proyek MLM, di mana operatornya tidak dikenal atau hanya sedikit dikenal dan pemasarannya dilakukan oleh pelanggan itu sendiri. Strategi yang sempurna bagi pemilik untuk menyembunyikan diri tetapi mendapatkan pemasaran yang besar.

Orang-orang yang tidak berpengalaman khususnya menjadi sasaran strategi pemasaran ini dengan menjanjikan "Bitcoin baru", "Lambo atau Moon" atau keuntungan tidak realistis lainnya.

Jika model bisnisnya bagus, MLM dengan komisi yang jelas dapat menjadi langkah pemasaran yang layak dan sah, tetapi masa lalu menunjukkan sebaliknya.

Terakhir, sistem pemasaran bertingkat umumnya tidak disarankan karena ada risiko penipuan yang sangat tinggi dan bahkan jika itu bukan penipuan, strukturnya sangat tidak menguntungkan bagi pelanggan dan hanya memperkaya pendiri.




Terjemahan ini di buat atas inisiasi:

Pages:
Jump to: